Saturday, May 14, 2016

Ciri- ciri Umum Orang Toraja

     Saya sudah membaca sebuah artikel di salah satu blog tentang ciri-ciri khas orang Toraja. Klik di sini kalo mau baca. Menurut saya, artikel tersebut tidak menggambarkan ciri-ciri khas orang Toraja secara keseluruhan. Oleh karena itu di artikel ini saya akan menambahkan beberapa ciri- ciri yang lain.

Bersuara keras
     Karena orang Toraja aslinya berada di atas pegunungan, yang medannya di penuhi lembah perbukitan, serta rumah yang saling berjauhan, jadi untuk berkomunikasi mereka harus memperbesar volume suara mereka beberapa oktaf  lebih tinggi di banding suku lain yang berada di dataran rendah. Jadi jangan heran jika di daerah lain ada yang meneriakkan nama Anda dengan suara melengking, dipastikan itu teman Anda dari kampong halaman. Namun sekarang karena perkembangan teknologi, dan di temukannya ponsel, maka untuk teriak-teriak kayaknya sudah sedikit ditinggalkan.

Logat yang kental 

        Dikampung halaman, orang Toraja lebih nyaman berbicara menggunakan bahasa nenek moyang mereka yaitu bahasa Toraja. Bahkan kalo mencoba menggunakan bahasa Indonesia, maka dia akan di cemooh "bahasa Toraya mba'mokan kami" . Makanya kalo ketemu orang dari suku lain dan harus berbahasa Indonesia, logat kental mereka akan keluar.  Kata-kata yang tidak ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia seperti : le', toda',sia, ba', dan lain-lain, kadang mengalir dengan deras dari mulut orang Toraja yang mencoba berbahasa Indonesia. Namun saatini sudah banyak kok orang Toraja yang mulai belajar menggunakan bahasa Indonesia tanpa menggunakan dialek atau menggunakan dialek yang populer di Televisi ( macam logat Jakarta itu) .

 Ma' Lindo-lindo duku' bai

        Ma'lindo-lindo duku'bai merupakan ciri muka tradisional asli orang Toraja. Tidak jelas bagaimana sebenarnya definisi pasti dari Ma'lindo-lindo duku'bai tersebut. Namun beberapa orang di luar sana menyimpulkan bahwa yang di maksud dengan "Ma'lindo-lindo duku'bai" adalah orang yang bermuka hitam dekil, berminyak ,dan segi empat.
Tapi jangan salah,  walaupun masih banyak yang stay mempertahankan ketradisionalan muka mereka, namun tak sedikit pula orang Toraja jaman sekarang terutama yang muda-muda  bertransformasi menjadi orang kota yang modis dan cantik dengan muka putih karena menggunakan pemutih made in china.

Baik dan Sopan

      Pada dasarnya orang Toraja itu baik, sopan dan rendah hati, karena memang dari kecil mereka di didik untuk itu. Orang Toraja percaya bahwa berlaku baik dan sopan serta rendah hati dapat mendatangkan berkat (dalle') dalam kehidupan mereka. Selain itu bisa menghindarkan diri pribadi maupun keluarga dari sanksi sosial berupa siri' atau malu.
Namun, karena perubahan pola hidup dan adanya global warming jaman sekarang ada saja orang Toraja yang melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma dan nilai. Tak heran, akhir-akhir ini banyak kasus kriminal yang terjadi di Toraja, walaupun relatif lebih sedikit di banding dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Kurang percaya diri

       Jika kalian pernah sekelas dengan orang Toraja di sekolah ataupun di kampus, maka di pastikan mereka akan memilih tempat duduk paling belakang. Ini karena mereka percaya bahwa yang paling berpotensi di tunjuk oleh guru maupun dosen untuk menjawab atau mengerjakan soal adalah orang yang duduknya paling depan. Namun ini bukan berarti orang Toraja itu bodoh atau kurang pandai, banyak kok orang Toraja yang pandai. Hal ini, hanya karena mereka kurang percaya diri dan takut berlebihan.

Suka bergerombol

     Di mana ada orang Toraja, di situ pasti ada orang Toraja yang lain. Betulkan? Yap, karena orang Toraja memang lebih nyaman bergaul bersama dengan sesama mereka orang Toraja yang notabene punya kesamaan hampir dari segala aspek mulai dari bahasa, budaya, kebiasaan, makanan, agama, dan lain-lain. Inilah penyebab sehingga orang Toraja agak susah bergaul dengan orang dari suku lain. Walaupun kembali lagi bahwa jaman sekarang orang -orang Toraja sudah banyak terbuka terhadap orang dari suku lain, terutama mereka yang memang lahir dan besar di perantauan.

Beragama Kristen (no SARA)
   
      Sebagian besar orang Toraja merupakan penganut agama Kristen, baik Katolik maupun Protestan. Ini agak berbeda dengan suku lain yang ada di Sulawesi Selatan yang kebanyakan beragama Islam. Namun bukan berarti orang Toraja sama sekali tidak ada yang beragama lain. Walaupun jumlahnya yang relatif sedikit, di Toraja ada juga orang yang menganut agama Islam, baik pendatang maupun orang Toraja asli. Dan salah satu hal yang patut di banggakan dari orang Toraja adalah mereka sangat menjunjung tinggi sifat toleransi dalam beragama. Tak heran, hampir tidak ada isu-isu perselisihan antar agama di Toraja. Salut.


Pintar-pintar

      Banyak orang Toraja yang berprestasi bukan hanya di Toraja, tapi juga di luar Toraja. Salah satu contoh orang Toraja yang pintar adalah Dr. Ir. Jonathan Para'pak, M.Eng. Beliau adalah rektor Universitas Pelita Harapan. Dan ini tidak di bahas di artikel yang saya maksud tadi yaitu :

http://art-andarias.blogspot.co.id/2016/05/ciri-ciri-khas-orang-toraja.htm

Ramah Kepada Orang Lain
   
     Seperti di bahas pad poin sebelumnya bahwa orang Toraja itu sopan, baik dan rendah hati, juga orang Toraja di kenal sebagai orang yang ramah dan bersahaja


Itulah tambahan beberapa ciri-ciri khas orang Toraja yang tidak ada di artikel yang saya baca tersebut.



Sumber utama :

http://art-andarias.blogspot.co.id/2016/05/ciri-ciri-khas-orang-toraja.htm

No comments:

Post a Comment